Kisah : Heru Wisnu Pratama
Hi... Sobat-sobat dan Teman-teman semua, perkenalkan nama saya Heru Wisnu Pratama, saya biasa di sapa Heru / Tama. Saya tinggal di kota Samarinda Prov. Kalimantan Timur, saat ini saya bersekolah di SMK Negeri 7 Samarinda mengambil jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).
Menurut
saya program BBM ini sangat bagus dan menarik sekali karena ini adalah langkah
awal pembelajaran untuk meraih kesuksesan cita-cita kita para generasi muda.
Program ini sangat bermanfaat untuk generasi muda yang ingin membangun bangsa
Indonesia dan memajukan selangkah demi selangkah, kalau kita bisa lebih dari
selangkah lakukanlah karena di dunia ini tidak ada yang mustahil jika kita
semua memiliki niat untuk membuatnya menjadi kenyataan.
Alasan saya mengapa saya tertarik mengikuti program
ini adalah karena ini sebuah kesempatan emas yang tidak akan datang dua kali
seumur hidup, jika saya tidak mengambil kesempatan ini saya akan menyesal
karena program ini sangat bermanfaat dan berarti buat saya dan peserta lainnya.
Untuk
selanjutnya saya akan menceritakan bagaimana pengalaman saya selama mengikuti
program BBM ini yang sebegitu bermanfaatnya buat saya dan peserta lainnya.
Semoga kalian para pembaca tidak bosan membaca tulisan yang saya buat
berdasarkan pengalaman saya selamamengikuti kegiatan BBM.
Kamu pasti bertanya - tanya apa sih BBM? Programnya itu ngapain aja sih? siapa saja sih mentor-mentor hebatnya? dsb. Langsung saja ini dia pengertiannya
Belajar Bersama Mentor (BBM) adalah program belajar yang memberikan kesempatan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk belajar dan berinteraksi secara langsung dengan para mentor yang telah sukses berkarya di bidangnya. Program ini juga merupakan program lanjutan dari kegiatan pelatihan kepemimpinan nasional, yaitu Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) yang diselenggarakan pertama kali pada 2015.
Siswa SMA dan SMK yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diajak untuk meluangkan waktu selama kurang lebih satu minggu untuk tinggal, berinteraksi, dan belajar secara langsung dengan para mentor di Jakarta. Melalui program ini, diharapkan peserta bisa mendapatkan inspirasi, pembelajaran, dan mengetahui proses secara langsung bagaimana mentor menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari. (Andik Purwanto/Herman Setiawan/Jaka Sutrisno).
Jika ingin yang lebih jelas klik disini http://biroumum.kemdikbud.go.id/web/berita-peluncuran-program-belajar-bersama-mentor-bbm-2016.html
saya lanjutkan dengan pengalaman saya selama mengikuti kegiatan tersebut.
Dukungan orang tua saya adalah yang pertama dan yang
utama bagi saya, karena jika tidak ada dukungan orang tua saya tidak bisa
berangkat untuk mengikuti program ini. Pada awalnya program ini dijadwalkan
bulan November atau Desember 2015 kalau tidak salah saya juga lupa. Saat itu
orang tua saya tidak setuju saya berangkat mengikuti program ini karena
khawatir saya ada musibah selama mengikuti program ini dan saya juga masih
menjalankan PRAKERIN sekolah.
Karena
saat itu dibatalkan di dalam hati saya berkata “Alhamdulillah batal” kenapa
saya bilang begitu karena saat itu juga akhir tahun dan ada temen yang slek
(IRI) karena hanya saya yang berangkat untuk program ini. Kemudian saat
diumumkan kepastian tanggalnya yang sudah jadi dan pasti baru saya mau
berangkat dan juga sudah dapat restu dari orang tua untuk berangkat.
Tetapi
awalnya saya rahasiakan agar temen-temen tidak tahu untuk menghindari slek yang
terjadi di awal tadi. Tetapi karena ada yang tau dan di sebarin yaudah lah saya
bilang do’akan sukses ya disana. Guru – guru disekolah pun menyemangati saya
dan mendo’akan yang terbaik buat saya agar sukses, pihak sekolah sangat
mendukung saya untuk berangkat karena membawa nama sekolah.
Bersambung...








